Taubat
Oleh : Ustadz Fajar Jaganegara, S.PDi Hafizhahullah
"Berani mengakui kesalahan adalah warisan bapak
manusia; Adam" Jelas Syaikh As-Sa'di ketika menjelaskan ayat 23 dari surar
Al-A'raf. "Dia berbuat dosa lalu menyadarinya dan kemudian bersimpuh
memohon ampunan. Bertaubat penuh kesungguhan. Allah pun memaafkannya, menerima
taubatnya dan memberinya petunjuk"
"Adapun Iblis, ia tenggelam dalam kesalahan dan dosa
yang ia perbuat. Tidak mengakui, dan terus menyombongkan diri"
"Siapa yang meniru Adam; perihal kejujuran atas
kesalahan yang ia perbuat lalu menebusnya dengan sesal dan taubat; merekalah
yang mendapat petunjuk. Adapun pewaris Iblis; mereka yang mewarisi
kesombongannya dan terus memupuk dosa. Tidak ada yang bertambah atas mereka;
kecuali semakin jauh dari Allah."
Begitu juga dengan Yunus Alaihi salam, sebab tidak sadar
akan khilafnya karena meninggalkan kaumnya. Perut ikan besar jadi tempat ia
bertaubat. Lalu apa ucapnya?
لا إله إلاّ انت
سبحانك إنّي كنت من
الظالمين
“LAA ILAHA ILLA
ANTA SUBHANAAKA INNII KUNTUMMINADZOOLIMIIN”
"Tiada Tuhan selain Engkau, Yang Maha Suci, sungguh aku
termasuk dari orang-orang yang dzolim."
Ungkapan sesal dan rintihan taubat sang Nabi Allah dengar
dan perkenankan baginya ampunan.
Tidakkah kita mengambil pelajaran.
---------------
Tabung Harta Terbaik untuk Istana Surga dan Pahala Jariyahmu disini:
Rekening Pembangunan Masjid Al Musabbihiin Permata Sudiang Raya, Makassar:
Bank Syariah Indonesia [BSI-451] 7016056574 an Masjid Al Musabbihiin